Virgil van Dijk Sebut Liverpool Keok Di Lawan PSG. Kapten Liverpool, Virgil van Dijk mengomentari kekalahan timnya dari PSG baru- baru ini. Dia mengakui secara terbuka kalau The Reds memanglah layak menelan kekalahan di laga tersebut.
Liverpool kembali beraksi di ajang Liga Champions pada dini hari tadi. Merambah babak perempat final, The Reds berhadapan dengan si juara bertahan, PSG di mana leg awal diselenggarakan di kandang Les Parisien.
Di laga ini, PSG memanglah tampak dominan semenjak dini pertandingan. Mereka membuat Liverpool mati kutu serta pada kesimpulannya si juara bertahan menang dengan skor 2- 0 di laga ini.
Van Dijk sendiri tidak mencari pembelaan usai timnya kalah dari PSG. Dia mengakui secara terbuka kalau wakil Prancis itu sangat kokoh serta dominan serta Liverpool tidak berdaya mengalami dominasi tuan rumah.
Kalah Telak
Dalam wawancaranya di TNT Sports seusai laga, Virgil van Dijk mengakui kalau tidak terdapat satupun perihal yang dapat dibanggakan dari game Liverpool dikala mengalami PSG dini hari tadi.
Dia mengakui kalau Liverpool tidak sanggup keluar dari tekanan yang diberikan tuan rumah sehingga mereka memanglah sangat layak menelan kekalahan di pertandingan tersebut.
” Pasti aku tidak bahagia dengan kekalahan ini. Salah satunya perihal positif yang dapat kami petik hari ini merupakan kami masih memiliki satu pertandingan lagi buat dimainkan di minggu depan,” keluh si bek.
Betul- betul Tidak Berdaya
Lebih lanjut, Van Dijk menyebut kalau PSG betul- betul dominan selama pertandingan. Dia menyebut timnya susah keluar dari tekanan sehingga mereka wajib menelan kekalahan di alga ini.
” Kami betul- betul terbuat kesusahan selama pertandingan serta itu telah kami duga semenjak dini. Kamu dapat amati, kami bertahan dengan banyak pemain di pertandingan tadi,” sambung van Dijk.
” Sayang sekali, gol awal mereka itu ialah hasil pantulan. Kami pula mempunyai sebagian peluang yang sepatutnya dapat kami manfaatkan dengan lebih baik lagi,” pungkas si bek.
Pemain asal Belanda itu nampak keteteran melindungi lini pertahanan serta kandas membagikan kontribusi dikala melanda. Jurnalis ternama The Athletic, James Pearce, apalagi mengkritik buruknya umpan- umpan silang Frimpong lewat media sosialnya.

Frimpong serta Wirtz
” Frimpong serta Wirtz bersama bersalah sebab mengirimkan umpan yang kurang baik dari zona sayap. Kesempatan yang menjanjikan terbuang percuma,” tulis Pearce, dikutip dari Give Me Sport, Kamis( 9/ 4/ 2026).
Frimpong kesimpulannya ditarik keluar pada menit ke- 90 dengan statistik mengecewakan, ialah rating 6. 0 tipe SofaScore, yang ialah nilai terburuk di antara segala pemain di lapangan.
” Penyusutan mutu dari Trent ke Frimpong sangat besar serta mengejutkan,” tulis salah satu fans. Pendukung lain apalagi menjuluki Frimpong selaku” si pengejar umpan silang” yang tidak efisien sebab 80 persen upayanya senantiasa diblok ataupun melambung sangat jauh.
Cercaan tidak menyudahi di sana; sebagian fans melabeli penampilannya selaku” tanpa harapan” serta” kurang baik secara teknis”. Kekalahan 2 gol tanpa balas ini membuat tugas Liverpool di leg kedua nanti jadi sangat berat, mengingat PSG tampak begitu solid serta penuh yakin diri selaku juara bertahan.
Baca juga: Barcelona vs Atletico Madrid : Ujian Berat Blaugrana
Perbandingan Performa
Wirtz pula menyoroti perbandingan performa tim di liga serta di Eropa. Dia merasa Liverpool sesungguhnya tidak bermain kurang baik di liga, namun ketatnya persaingan membuat hasil susah didapat. Liga Inggris, baginya, sangat kompetitif sebab tiap tim dapat silih mengalahkan.
Sedangkan itu, suasana Liga Champions berbeda. Mengalami tim dari bermacam negeri dengan style bermain yang bermacam- macam membuat kompetisi ini terasa unik. Liverpool juga menikmati ekspedisi mereka sepanjang ini di Eropa.
Dia pula menjawab pendapat Virgil van Dijk yang pernah menyebut tim“ menyerah” dikala kalah telak dari Manchester City. Wirtz tidak seluruhnya sepakat dengan statment tersebut. Mainkan permainan macan empire link gaming resmi dan terpercaya hari ini!

