Valentino Rossi Banggakan Marco Bezzecchi. MotoGP Legend, Valentino Rossi, memamerkan kehebatan Marco Bezzecchi kepada dua rival kuatnya pada masa lalu, yakni Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa. Menurutnya, ‘Bez’ adalah anak didiknya yang paling fokus dan berambisi paling besar untuk saat ini.
Rossi menceritakan kisah rider muda Italia itu dalam makan malam MotoGP Hall of Fame di Valencia, Spanyol, pada November 2025, yang video percakapannya baru dirilis ke publik pada Rabu (11/3/2026).
Pada 2025, Bezzecchi membela Aprilia Racing setelah tiga tahun membela Ducati lewat VR46 Racing Team. Secara tak terduga, ia tampil sangat kompetitif, berkali-kali berduel dengan Marc Marquez, serta mengakhiri musim di peringkat ketiga.
Pada makan malam itu, Rossi berkisah kepada Pedrosa dan Lorenzo mengenai rutinitasnya latihan bersama VR46 Riders Academy. Uniknya, Rossi mengaku bahwa ia lebih sering memberikan nasihat soal mental alih-alih nasihat soal teknis.
Pentingnya Marco Bezzecchi bagi Aprilia
Lorenzo pun mengaku melihat betapa laparnya Bezzecchi akan kemenangan sejak bergabung dengan Aprilia. Rossi pun sepakat. Menurutnya, mengingat pada 2025 Aprilia tak sekuat Ducati, performa Bezzecchi yang mampu menyamai Marquez perlu diacungi jempol.
“Menurutku, dia melakukan pekerjaan dengan hebat. Aprilia sedikit lebih buruk daripada Ducati. Jadi, mengalahkan Marquez dengan motor yang lebih buruk? Mustahil,” ungkap sang sembilan kali juara dunia.
“Apakah kau tahu? Dia punya sensasi yang hebat. Dia sangat sensitif dalam memberikan umpan balik kepada para insinyur. Sebab, gaya balapnya sangat agresif, tapi dia paham apa yang dilakukan motornya. Itu penting untuk Aprilia,” pungkas Rossi.

Pujian Rossi untuk Bezzecchi
Menariknya, awal musim MotoGP 2026 dibarengi dengan meningkatnya kemampuan Aprilia yang mengirim empat pembalap di lima besar klasemen keseluruhan. Hal ini disadari betul oleh legenda MotoGP, Valentino Rossi yang memuji performa Aprilia dan sang murid, Marco Bezzecchi.
Dilansir dari Motosan.es, Rossi mengungkap bahwa untuk mengalahkan Marquez saja, para pebalap MotoGP 2026 tidak boleh menggunakan motor yang performanya cenderung biasa saja. “Saat ini, yang sedang dalam performa terbaik adalah Bezzecchi. Dia sangat fokus, dia ingin menang,” ujar Rossi.
“Saya rasa dia telah melakukan pekerjaan yang hebat. Tapi Aprilia sedikit lebih buruk daripada Ducati, jadi mengalahkan Márquez dengan motor yang sedikit lebih buruk? Mustahil.”
“Izinkan saya memberi tahu Anda sesuatu: dia sangat sensitif saat memberikan instruksi kepada para insinyur karena dia memiliki gaya sangat agresif, tetapi dia memahami apa yang dilakukan motor tersebut, dan itu bagus untuk Aprilia,” imbuhnya.
Baca juga: Tim Inggris di Liga Champions Longsor Performa
Kritik Rossi untuk Bagnaia
Selain memperhatikan performa Bezzecchi, Rossi pun mengungkap soal performa muridnya yang lain, yaitu Pecco Bagnaia yang belakangan cenderung menurun. Rossi mengungkap bahwa kecepatan Marquez membuat perjuangan Bagnaia di MotoGP menjadi tidak mudah.
Dia menutup musim MotoGP 2025 di peringkat ketiga klasemen, sekaligus menjadi pencapaian terbaik pabrikan Aprilia di pentas balap MotoGP.
“Menurut saya, dia (Bezzecchi-red) melakukan pekerjaan yang hebat. Tapi Aprilia sedikit lebih buruk daripada Ducati. Jadi mengalahkan Marquez dengan motor yang lebih buruk? Mustahil,” kata Valentino Rossi, dikutip dari YouTube resmi MotoGP.
Alasan mengapa Rossi Marc Marquez belum bisa dikalahkan Marco Bezzecchi karena faktor motor, yang dalam penilaiannya Aprilia satu langkah tertinggal dari pengembangan Desmosedici Ducati.
“Tahun lalu dia kuat dalam pengereman dan memasuki tikungan, sekarang dia kesulitan,” ucap Rossi.
“Menurutku, ketika Márquez datang dan tampil begitu kuat, secara psikologis itu tidak mudah,” ujarnya.
Rossi mengakui bahwa pekerjaannya dengan para pembalapnya di akademi adalah lebih terhadap soal penguatan mental.
“Ya, saya memberi mereka saran yang lebih bersifat mental daripada teknis,” ujar The Doctor. Menangkan hadiah besar abang empire link gaming online terbaik saat ini!

