PSG Hancurkan Chelsea Hingga Tak Berkutik. PSG mencapai kemenangan meyakinkan atas Chelsea dengan skor 5- 2 pada leg awal babak 16 besar Liga Champions 2025/ 2026 di Parc des Princes, Kamis( 12/ 3/ 2026) dini hari Wib.
Laga berlangsung sengit semenjak dini. PSG pernah mengetuai lebih dahulu lewat Bradley Barcola, tetapi Chelsea sanggup membalas melalui Malo Gusto. Ousmane Dembele setelah itu bawa tuan rumah kembali unggul saat sebelum Enzo Fernández membandingkan peran jadi 2- 2 di babak kedua.
Momentum kemenangan PSG tiba pada 15 menit terakhir pertandingan. Vitinha menggunakan kesalahan kiper lawan buat mencetak gol ketiga. Sehabis itu, Khvicha Kvaratskhelia yang masuk dari bangku cadangan tampak merajalela dengan mencetak 2 gol bonus.
Hasil tersebut membuat raksasa Prancis itu bawa keunggulan agregat 3 gol menjelang leg kedua di London.
Babak Awal PSG vs Chelsea
Laga langsung berjalan intens semenjak dini pertandingan. PSG yang berambisi membalas kekalahan dari Chelsea pada final Piala Dunia Antarklub masa kemudian langsung mengambil inisiatif serbuan. 10 menit awal berlangsung terbuka dengan kedua tim silih melancarkan ancaman beresiko.
Tim tuan rumah kesimpulannya sukses membuka keunggulan lewat skema bola mati. Joao Neves mengirim sundulan ke tiang jauh yang disambut Bradley Barcola dengan sepakan akurat. Bola meluncur deras ke gawang Chelsea melalui bagian dasar mistar serta merangsang sorak sorai pendukung di Parc des Princes.
PSG nyaris menaikkan gol tidak lama berselang. Sepakan keras Ousmane Dembele memforsir kiper Chelsea, Filip Jorgensen, melaksanakan penyelamatan luar biasa sampai bola cuma membentur tiang gawang.
Chelsea yang lebih dahulu terletak di dasar tekanan mulai menciptakan ritme game. Pedro Neto pernah mengecam melalui umpan tarik beresiko, namun Matvey Safonov masih sanggup mengamankan suasana. Upaya tim tamu kesimpulannya membuahkan hasil kala umpan silang Enzo Fernandez dituntaskan Malo Gusto dengan sentuhan cerdik yang melewati badan Safonov.
Tetapi, keunggulan tersebut tidak bertahan lama untuk Chelsea. PSG kembali mengetuai lewat serbuan balik kilat yang diselesaikan dengan tenang oleh Dembele. Gol itu terbentuk dekat 15 detik sehabis Cole Palmer kandas mengoptimalkan kesempatan emas di sisi lain lapangan.

Babak Kedua PSG vs Chelsea
Merambah paruh kedua pertandingan, Chelsea tampak lebih memencet demi melindungi harapan. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke- 57 kala pergerakan apik Neto di sisi sayap diakhiri dengan umpan matang yang dituntaskan Enzo Fernandez jadi gol keseimbangan sekalian gol ke- 12 si gelandang masa ini.
Pertandingan terus menjadi seru merambah 30 menit terakhir. Pelatih PSG, Luis Enrique, setelah itu melaksanakan pergantian dengan memasukkan Khvicha Kvaratskhelia serta Lee Kang- in buat tingkatkan keseriusan serbuan.
Pergantian tersebut langsung membagikan akibat positif. PSG kembali unggul sehabis kesalahan parah Jorgensen dimanfaatkan Vitinha. Bermula dari campuran apik dengan Kvaratskhelia, Vitinha menuntaskan kesempatan melalui lob menawan yang bawa tuan rumah kembali mengetuai.
Tetapi, penyelamatan gemilang Safonov jadi titik balik untuk PSG.
Melalui skema serbuan balik kilat, Desire Doue mengirimkan umpan terobosan akurat kepada Ousmane Dembele.
Si peraih Ballon dOr 2025 tersebut melaksanakan solo run ke depan kotak penalti saat sebelum membebaskan sepakan mendatar ke sudut kanan dasar gawang pada menit ke- 40.
Skor 2- 1 buat keunggulan Les Parisiens bertahan sampai turun minum
Selepas sela waktu, Chelsea sukses membandingkan peran melalui gol Enzo Fernandez pada menit ke- 58.
Pedro Neto pantas diberi kredit lebih sebab gol tersebut bermula dari keberhasilannya merebut bola di sisi kanan pertahanan PSG.
Baca juga: Pep Guardiola Pusing City Kena Bombardir di Real Madrid
Lepaskan Umpan Silang
Neto setelah itu membebaskan umpan silang kepada Fernandez yang berdiri leluasa di depan mulut gawang.
Tanpa kesusahan, gelandang asal Argentina itu mencocor bola ke arah gawang.
Tetapi, Jorgensen malah melaksanakan blunder pada menit ke- 74.
Chelsea pernah mengira sukses membandingkan peran dikala Joao Pedro mencetak gol dari jarak dekat. Tetapi, wasit menganulir gol tersebut sebab si penyerang telah terletak dalam posisi offside.
Momen itu jadi titik balik jalannya pertandingan. Pada menit ke- 86, Kvaratskhelia mencetak gol indah sehabis melaksanakan penetrasi dari sisi kiri saat sebelum membebaskan tembakan melengkung ke sudut jauh gawang.
PSG setelah itu membenarkan kemenangan telak mereka pada masa injury time. Kvaratskhelia kembali mencatatkan namanya di papan skor sehabis menyambar umpan silang Achraf Hakimi. Paus Empire adalah situs gaming terbaik saat ini!

