Asnawi Mangkualam memberikan klarifikasi terkait pernyataan anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga. Isunya mengenai ketidakharmonisan ruang ganti Timnas Indonesia.
Asnawi menyatakan bahwa ban kapten Timnas Indonesia yang dikenakan saat menghadapi China pada Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia diberikan oleh Shin Tae-yong. Saat itu, Shin Tae-yong masih melatih Skuad Garuda.
Pernyataan Arya sebelumnya muncul dalam sebuah podcast yang menyinggung adanya masalah internal Timnas Indonesia U-22. Arya mengaitkan pergantian kapten dari Asnawi ke Jay Idzes sebagai tanda adanya ketegangan di Skuad Garuda.
“Kalau tidak ada masalah ruang ganti, tidak mungkin Jay Idzes diganti jadi kapten,” ujar Arya.

Minta Jeje Angkat Bicara
Asnawi kemudian menanggapi lewat unggahan di media sosial pribadinya. Ia menandai Jeong Seok Seo atau Jeje, penerjemah Shin Tae-yong, untuk memberikan penjelasan mengenai kondisi tim yang sebenarnya.
“Ini asal ngomong atau bagaimana? Tolong jelasin Je, biar Bapak ini mengerti bagaimana,” kata Asnawi.
Ia mempertanyakan sumber informasi yang digunakan Arya. Asnawi meminta penjelasan mengenai pihak yang menyampaikan isu tersebut hingga menimbulkan kesimpulan soal pergantian ban kapten.
“Tidak ada di lokasi, tapi klarifikasi seakan-akan benar adanya. Coba di publik, siapa yang memberitahu bapak perihal kapten itu? Apakah pelatih, pemain, atau ofisial? Tolong sampaikan biar tidak menjadi bola liar di publik,” tulis Asnawi.
Baca juga: Prediksi Skor Juventus vs Pafos 11 Des
Diberikan Shin Tae-yong
Asnawi menegaskan bahwa ban kapten diberikan oleh Shin Tae-yong. Ia menjelaskan bahwa peran kapten sering kali diberikan kepada beberapa pemain lain sesuai kebutuhan.
Pada Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, ban kapten sempat berpindah ke beberapa pemain. Di antaranya Rizky Ridho, Jordi Amat, dan Jay Idzes.
Ketika menghadapi China pada 15 Oktober 2024, Asnawi kembali menjadi kapten. Situasi tersebut kemudian kembali memicu pembahasan setelah komentar Arya di podcast.
“Waktu itu setelah makan malam saya mengajak Jay, Sandy Walsh, Thom Haye, Ridho untuk membahas soal kapten ini ke pelatih, siapa first kapten dan vice. Ketika itu Coach Shin tetap mempercayakan first kapten ke saya dan Jay sebagai vice,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa sistem alur kepemimpinan tim jelas, ketika first kapten bermain, tetap memakai ban kapten, jika tidak bermain, ban diberikan ke vice kapten.
“Kalau memang perkataan bapak itu benar, Jay sudah ditentukan sebagai first kapten melawan China, please let me know who telling you? Jika saya diberikan kepercayaan saya bangga. Tapi ketika diberikan ke yang jauh lebih baik, saya ikhlas. Itu sudah lama saya berniat memberikan ke yang lain,” tegas Asnawi.
Pada Ronde 2 Kualifikasi Piala Dunia 2026, ban kapten sempat berpindah ke Rizky Ridho, Jordi Amat, dan Jay Idzes. Cobain main di indocair link gaming online resmi terbaik saat ini!

