Pedro Goncalves Penyelamat Sporting Lisbon. Pedro Goncalves tampil impresif dan terpilih sebagai Man of the Match dalam laga Juventus vs Sporting Lisbon di Liga Champions 2025/2026. Gelandang Portugal ini menjadi motor serangan tim tamu dengan kontribusi signifikan sepanjang pertandingan.
Pertandingan yang digelar di Allianz Stadium, Rabu (5/11/2025) dini hari WIB, berakhir imbang 1-1. Juventus dan Sporting sama-sama menampilkan permainan terbuka dengan beberapa peluang matang.
Sporting sempat unggul lebih dulu melalui gol Maximiliano Araujo pada menit ke-12. Juventus kemudian menyamakan kedudukan lewat Dusan Vlahovic di menit ke-34 memanfaatkan umpan matang Khephren Thuram.
Hasil ini membuat Juventus tetap berada di peringkat ke-23 klasemen dengan 3 poin dari 4 laga. Sementara Sporting Lisbon menempati posisi ke-10 dengan koleksi 7 poin, sehingga kedua tim masih berpeluang memperbaiki posisi di pertandingan selanjutnya.

Kontribusi Goncalves di Lini Tengah
Pedro Goncalves berperan besar dalam menjaga ritme serangan Sporting Lisbon. Posisi dan kecerdasannya di lini tengah membuat Juventus kesulitan membongkar serangan balik tim tamu.
Gonçalves menunjukkan kerja keras sepanjang 82 menit bermain. Ia aktif dalam setiap serangan dan menjadi ancaman konstan bagi pertahanan Juventus.
Menurut catatan UEFA, Goncalves memiliki akurasi umpan 75%, menempuh jarak 10 km, dan mencapai kecepatan tertinggi 31,5 km/jam. Penampilan ini membuatnya pantas menerima penghargaan sebagai Man of the Match.
Kelompok Pengamat Teknis UEFA mengatakan: “Permainan posisinya, sikap positif, dan kerja kerasnya menjaga tim tetap kompetitif sepanjang laga. Gelandang ini memberikan kontribusi besar pada serangan terbaik Sporting, menjadi duri konstan bagi pertahanan Juventus.”
Skor Imbang
Pelatih anyar Juventus, Luciano Spalletti, tetap memuji para pemainnya meski hanya membukukan hasil 1-1 saat menjamu Sporting CP pada lanjutan Liga Champions 2025/2026, Rabu (5/11/2025) dini hari WIB.
Luciano Spalletti menegaskan Juventus pantas unggul lebih dulu melawan Sporting CP di Liga Champions meski akhirnya berkesudahan imbang. Ia juga optimistis jika ke depan Bianconeri bisa memenangkan banyak pertandingan.
Pelatih baru Juventus itu baru saja menjalani debutnya di Serie A pada Sabtu (1/11/2025), dengan kemenangan 2-1 atas Cremonese, hanya delapan hari setelah Igor Tudor dipecat.
Dalam laga kontra Sporting CP, gol awal Maximiliano Araujo melalui tembakan diagonal berhasil disamakan oleh Dusan Vlahovic lewat sontekan jarak dekat. Meski menciptakan sejumlah peluang di menit-menit akhir, Juventus gagal mengamankan kemenangan pertama di Liga Champions musim ini.
Baca juga: Sukses Kalahkan Bournemouth Arsenal Dipuji Pep Guardiola
Sumber Keyakinan
Spalletti tetap percaya diri karena merasa memiliki pemain-pemain bertalenta dengan kualitas yang bisa membuat perbedaan saat berduel satu lawan satu.
“Dusan juga bekerja sangat keras sepanjang laga. Kami hanya perlu meningkatkan kecepatan dalam sirkulasi bola agar bisa membuat lawan bergerak lebih banyak.”
Juventus sempat kehilangan intensitas di babak kedua, sementara Manuel Locatelli mengalami kram.
“Ada risiko menjadi terlalu menyerang saat menghadapi Sporting, karena mereka sangat kuat bermain di ruang sempit, itu adalah ciri khas sekolah sepak bola Portugal,” lanjut Spalletti.
“Kami sempat merebut penguasaan bola dari mereka, tapi terkadang terlalu tergesa-gesa dalam membuat keputusan, sehingga bola mudah kembali ke mereka. Kami harus merebut bola dengan susah payah, namun memberikannya kembali terlalu mudah.”
“Saya tetap yakin ini tim yang kuat. Saya percaya, jika kami terus bermain dengan semangat seperti ini, kami akan memenangkan banyak pertandingan,” imbuh Spalletti. Coba menangkan hadiah besar bersama raja botak link gaming online terapik saat ini!

