Pavlovic Kokoh Tapi AC Milan Dibungkam Lazio. AC Milan dijegal oleh Lazio di pertandingan pekan ke-29 Liga Italia 2025/2026 di Stadio Olimpico, Senin (16/03/2026) dini hari WIB.
Milan datang ke laga ini dengan modal besar. Mereka sebelumnya sukses menjegal sang pemuncak klasemen Inter Milan dengan skor 1-0.
Milan berusaha menang lagi lawan Lazio, karena tambahan tiga angka akan membuat peluang mereka meraih Scudetto menjadi lebih besar. Namun Rossoneri tampil mengecewakan.
Lazio akhirnya mengalahkan mereka dengan skor 1-0. Gol tunggal di laga tersebut dicetak oleh Gustav Isaksen pada menit ke-26.
Dalam laga derby edisi terbaru ini, tim berjuluk Nerazzurri tercatat hanya mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran. Catatan tersebut sangat kontras dengan dominasi yang biasanya mereka tunjukkan di laga-laga sebelumnya.
Kabar tersebut sontak menjadi angin segar di Milanello. Setidaknya, Milan tidak perlu kehilangan salah satu bek andalannya dalam waktu lama. Meski demikian, peluang Pavlovic untuk tampil pada laga akhir pekan ini masih belum dapat dipastikan. Tim medis disebut akan terus memantau kondisinya dalam beberapa hari ke depan.

Kekhawatiran Cedera
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, sempat ada kekhawatiran awal bahwa cedera tersebut cukup serius. Namun, setelah hasil tes keluar, optimisme mulai tumbuh meski tetap dibarengi sikap hati-hati. Jika belum siap untuk laga terdekat, Pavlovic diperkirakan bisa kembali saat menghadapi Cremonese. Target tersebut dinilai realistis dan memberi waktu yang cukup baginya untuk pulih sepenuhnya.
Absennya penyerang utama seperti Lautaro Martinez dan Marcus Thuram memang memberikan pengaruh bagi kekuatan lini serang lawan. Namun, hal tersebut tidak mengurangi apresiasi terhadap kedisiplinan barisan pertahanan rossoneri kemarin.
Meskipun Esposito jadi salah satu pemain muda yang banyak dibicarakan oleh media-media Italia, ia kesulitan menghadapi pengawalan Pavlovic. Pemain bertahan tersebut selalu sigap mengingatkan keberadaannya dengan penjagaan yang rapat.
Aksi bertahan yang solid ini tidak hanya ditunjukkan oleh sang pemain bernomor punggung 31 tersebut. Rekan duetnya, Fikayo Tomori dan Koni De Winter, juga tampil sangat impresif dalam menjaga area pertahanan.
Baca juga: Persija vs Dewa United: Prediksi Jalannya Pertandingan
Ketnagguhan Barisan Belakang
Ketangguhan barisan belakang Il Diavolo membuat para pemain menyerang lawan merasa frustrasi sepanjang 90 menit. Skuad asuhan Massimiliano Allegri tersebut menunjukkan organisasi pertahanan yang sangat rapi dan sulit ditembus.
Keberhasilan mematikan pergerakan striker lawan menjadi bukti bahwa skema yang diterapkan tim pelatih berjalan sukses.
Taktik Allegri tak berhasil menembus barikade pertahanan kokoh Lazio yang digalang bek Oliver Provstgaard dan Mario Gila. Skor 1-0 tak berubah hingga wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir.
Kekalahan menyesakkan bagi Milan di tengah perburuan gelar scudetto musim ini. Milan kini tertinggal delapan poin dari Inter di puncak klasemen.
Como yang berhasil menekuk AS Roma dengan skor 2-1 kembali naik ke peringkat empat mengumpulkan 54 poin, selisih 5 poin dari Napoli di peringkat ketiga.
Sementara itu posisi Lazio terdongkrak ke peringkat sembilan mengoleksi 40 poin, terpaut dua poin dari Bologna di atasnya. Akankah Milan keluar dari tekanan untuk bersaing kembali dengan Inter dalam memperebutkan scudetto musim ini? Indocair merupakan link utama untuk bermain dan menang besar hari ini!
Susunan Pemain
Lazio (4-3-3): Edoardo Motta, Adam Marusic, Mario Gila, Provstgaard, Nuno Tavares, Kenneth Taylor (Belahyane 90′), Patric, Fisayo Dele-Bashiru, Isaksen, Daniel Maldini, Zaccagni (Cancellieri 83′)
AC Milan (3-5-2): Maignan, Stahinja Pavlovic, De Winter, Tomori, (Athekame 58′), Saelemaekers (Ricci 84′), Youssouf Fofana (Fullkrug 67′), Luka Modric, Ardon Jashari, Estupinan (Bartesaghi 58′), Rafael Leao (Nkunku 67′), Christian Pulisic

