Bojan Hodak Marah Besar Karena Kesalahan Persib. Persib Bandung harus puas berbagi angka saat melakoni laga tandang melawan Dewa United pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Banten International Stadium, Selasa (21/4/2026) itu berakhir dengan skor imbang 2-2.
Maung Bandung sebenarnya sempat berada di ujung tanduk setelah tertinggal dua gol lebih dulu dari tuan rumah. Beruntung, mentalitas juara berbicara sehingga mereka mampu mengejar ketertinggalan di sisa waktu pertandingan.
Meski berhasil membawa pulang satu poin, performa lini pertahanan Persib menjadi sorotan tajam. Pasukan Bojan Hodak terlihat limbung menghadapi skema serangan balik cepat yang diperagakan oleh Dewa United.
Hasil ini membuat persaingan di puncak klasemen BRI Super League semakin memanas dan mendebarkan. Keunggulan Persib kini hanya terpaut dua angka saja dari Borneo FC Samarinda yang membayangi di posisi kedua.
Kritik Pedas untuk Lini Pertahanan
Pelatih Persib, Bojan Hodak, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya melihat proses terjadinya gol pertama lawan. Ia menilai para pemainnya melakukan kesalahan mendasar yang sangat tidak perlu. Fokus pemain sempat terhenti karena menganggap bola sudah keluar lapangan sebelum gol terjadi.
Kesalahan individu kembali terulang pada proses gol kedua yang dicetak oleh Ricky Kambuaya. Hodak menganggap koordinasi antar lini masih menjadi lubang besar yang harus segera ditambal. Namun, ia tetap mengapresiasi daya juang pemain yang berhasil bangkit di babak kedua.
“Kami melakukan sejumlah kesalahan yang seharusnya tidak terjadi. Gol pertama seperti anak-anak. Kami berhenti bermain karena menganggap bola sudah keluar. Lalu gol kedua yang terjadi karena kesalahan individu,” jelas Bojan Hodak.
“Pertandingan menarik, banyak peluang, banyak gol, banyak situasi menarik. Saya rasa secara pertahanan, kami membuat beberapa kesalahan yang seharusnya tidak terjadi,” tambahnya lagi.

Bojan Hodak Soroti Kesalahan Pertahanan
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengakui pertandingan berjalan menarik dan penuh tensi. Menurutnya, duel melawan Dewa United menyuguhkan banyak momen yang layak dinikmati penonton.
“Pertandingan sangat menarik, banyak peluang, banyak gol, dan banyak situasi yang seru,” ujar Bojan Hodak selepas laga.
Meski demikian, pelatih asal Kroasia itu menyoroti kesalahan-kesalahan mendasar yang dilakukan timnya, terutama di lini belakang.
“Tapi soal pertahanan, kami membuat beberapa kesalahan yang seharusnya tidak terjadi. Beberapa di antaranya sangat kekanak-kanakan,” kata Bojan.
Ia secara khusus menyinggung proses gol pertama Dewa United yang dinilainya lahir dari situasi yang seharusnya bisa dihindari.
“Pada saat itu, kami berhenti bermain karena semua orang mengira bola sudah keluar. Padahal bola itu keluar. Kemudian gol kedua juga murni kesalahan individu saat menyerang,” ucapnya.
Meski kecewa dengan dua gol yang bersarang ke gawang timnya, Bojan tetap mengapresiasi respons para pemain yang mampu bangkit dari situasi sulit.
“Kami bisa bangkit dari ketertinggalan 0-2 menjadi 2-2,” ungkapnya.
Baca juga: Prediksi Real Madrid vs Alaves 22 April 2026
Persib Protes Wasit
Selain mengevaluasi performa tim, Bojan juga melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit yang memimpin laga tersebut.
Menurutnya, ada sejumlah keputusan yang dianggap merugikan Persib dan layak dipersoalkan secara resmi.
“Saya sangat kecewa dengan keputusan wasit. Untuk masalah ini kami akan menempuh jalur resmi dan akan mengirimkan laporan karena banyak situasi yang sangat meragukan,” tegas Bojan.
Terlepas dari kontroversi itu, tambahan satu poin membuat Persib tetap menjaga posisinya dalam persaingan papan atas, meski gagal menjauh dari tekanan para pesaing di jalur perebutan gelar. Mainkan serunya tuankuda link utama main dan menang besar hari ini!

