Alex Marquez Dapat Motor Pabrikan Gimana nih?

Alex Marquez Dapat Motor Pabrikan Gimana nih?
rajabotak

Alex Marquez Dapat Motor Pabrikan Gimana nih? Pembalap BK8 Gresini Racing, Alex Marquez, mengaku siap memikul beban lebih berat di MotoGP 2026. Karena, ekspektasi hendak lebih besar, mengingat dia hendak mengendarai Ducati Desmosedici GP26, ialah motor spek pabrikan terkini.

Lebih dahulu, Marquez senantiasa bisa motor spek lama. Tetapi, berkat jadi runner up masa ini, dia bisa hadiah berbentuk Desmosedici GP26 dari Ducati pada 2026. Walhasil, dia hendak naik motor yang sama dengan kepunyaan Marc Marquez, Pecco Bagnaia, serta Fabio di Giannantonio.

Marquez memanglah tampak gemilang masa ini. Rider berumur 29 tahun ini mengoleksi 15 podium Sprint tercantum 3 kemenangan, dan 12 podium Grand Prix tercantum 3 kemenangan. Sementara itu, dia semata- mata mengendarai Desmosedici GP24 alias motor tahun kemudian.

Wajib Bertarung di Depan Semenjak Dini Musim

Marquez mengaku tidak mengira hendak menempuh masa sebaik ini. Banyak pihak apalagi tidak menjagokannya jadi juara dunia. Tetapi, dini masa depan, situasinya bakal berganti. Karena, dia hendak jadi salah satu unggulan semenjak dini masa, terlebih dia mengendarai motor pabrikan.

” Tahun depan ekspektasi hendak lebih besar sebab aku memiliki motor pabrikan. Kami wajib terdapat di depan semenjak dini, serta kami hendak coba membagikan segalanya. Mengawali masa dengan baik itu berarti, seperti itu yang berikan kami motivasi tahun ini,” ucapnya via Diario AS, Selasa( 18/ 11/ 2025).

Ducati Wajib Kerja Keras Sebab Aprilia Mendekat

Dengan mengendarai GP26, hingga Marquez hendak ikut serta lebih jauh dalam pengembangan motor Ducati masa depan. Dia merasa percaya kalau Ducati wajib bekerja ekstra keras masa depan, mengingat Aprilia terus mendekati performa mereka belum lama ini.

” Pasti saja Aprilia jadi atensi. Regulasi memanglah dirancang buat membuat yang lain mendekat. Terdapat tahun- tahun semacam dari 2023 ke 2024, kala Kamu berupaya suatu serta membuat kemajuan besar. Terdapat pula waktu semacam tahun ini, kala peningkatannya tidak begitu nampak,” pungkasnya.

Ride- up kejuaraan 2025 ini sudah memperoleh status pabrikan dari Ducati buat masa 2026, yang hendak memberinya kesetaraan mesin dengan Marc Marquez, Pecco Bagnaia, serta Fabio Di Giannantonio.

Alex Marquez Dapat Motor Pabrikan Gimana nih?
rajabotak

Alex Marquez awal kali merasakan sokongan pabrikan bersama Ducati pada uji Valencia, di mana dia jadi yang tercepat ketiga sehabis menuntaskan total 53 putaran. Dia menguji bermacam komponen, paling utama pada sisi aerodinamis, menjelang uji masa dingin tahun depan.

Banyak yang dibicarakan tahun ini tentang perbandingan antara GP24 serta GP25, dengan sebagian besar pihak Ducati bersikeras kalau perbandingan tersebut minimun.” Aku masih butuh melaksanakan lebih banyak putaran saat sebelum dapat berikan ketahui Kamu,” ucap pebalap Gresini itu menimpa perihal ini.

” Kedua motor sangat, sangat mirip. Terdapat sebagian bagian yang berbeda, namun ini cuma tentang pengujian buat memandang arah mana yang wajib diambil serta gimana menyatukan seluruhnya. Terdapat bermacam- macam perihal yang masih butuh kita pahami.”

” Tetapi, pada kesimpulannya, dalam seluruh yang sudah aku uji, aku berupaya semaksimal bisa jadi. Seperti itu tugas kami: membagikan data yang baik kepada tim supaya mereka bisa memakai angka- angka tersebut buat memandang hasil terbaik, sebab angka tidak sempat berbohong.”

Kepindahan Alex ke tim pabrikan Ducati tahun depan diyakini hendak membagikan uraian lebih mendalam terhadap suasana yang dialami Pecco Bagnaia selama masa 2025.

Baca juga: Pertandingan Rebut Gengsi Persija Jakarta vs Persik Kediri

Alex Marquez: Bukan Menguji Motor Baru.. Tetapi GP24“ Ala Marc” di Uji Valencia

Tetapi pada Selasa pagi, Davide Tardozzi( manajer tim Ducati- Lenovo) menegaskan kalau Alex Marquez dibekali GP24+ bukan GP25. Sembari tersenyum Alex berkata,“ Bila Tardozzi bilang begitu, berarti itu GP24+. Sebab waktu kami lebih sedikit dari yang diperkirakan, kami berupaya lebih sedikit perihal daripada rencana dini. Tetapi, kami sukses menuntaskan pekerjaan- pekerjaan yang diprioritaskan.”

“ Terdapat bermacam ilham buat mengeksplorasi bermacam arah pengembangan. Kami menguji seluruh komponen secara merata serta membagikan umpan balik yang jelas. Kami pula mendesak seluruhnya sampai batasan optimal, supaya Ducati serta para insinyur bisa menganalisis informasi setelahnya. Aku bisa menuntaskan masa dengan feel yang baik,” imbuh rider berumur 29 tahun itu.

Gimana komentar Alex terpaut aerodinamika Ducati yang baru serta apakah ia merasakan perbandingan yang signifikan?“ Perbedaannya kecil. Tetapi semacam yang aku katakan, kami memakai bermacam pemecahan buat mengeksplorasi bermacam mungkin. Kami berupaya segalanya, sebagian komponen teruji positif tetapi yang yang lain negatif. Intinya merupakan menciptakan penyeimbang yang pas. Kami pula bereksperimen dengan sebagian pergantian set- up. Saat ini saatnya menganalisis seluruhnya di rumah, supaya lebih kilat di masa mendatang,” jawab Alex. Mainkan serunya raja botak link gaming  online terbaik saat ini!

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *